Sepele tapi Mengganggu: Mata Kering dan Dampaknya Saat Mengejar Beasiswa
Waktu itu saya sedang duduk di sebuah ruang belajar bersama empat teman lain. Kami semua sedang mempersiapkan proposal beasiswa kuliah. Malam makin larut, dan mata saya sudah mulai terasa aneh. Ada sensasi perih di ujung kelopak, lalu tiba-tiba terasa lelah seperti habis menangis lama. Saya mengucek pelan, berharap baikan. Tapi malah makin sepet. Teman saya nyeletuk, "Lu kenapa? Kurang tidur ya?" Saya cuma nyengir. Tapi sejujurnya, ini bukan cuma soal kurang tidur. Ini lebih dari itu. Saya sedang mengalami mata kering . Ternyata, ini bukan hal sepele. Di tengah tuntutan akademik yang padat—baik ngerjain tugas sekolah, ujian, ataupun persiapan beasiswa—kesehatan mata sering kali jadi hal terakhir yang saya pikirkan. Padahal, dari mata yang sehat, segalanya bisa dimulai. Fokus belajar, konsentrasi saat baca literatur, sampai stamina untuk duduk menulis berjam-jam. Semua itu terganggu kalau mata bermasalah. Gejala Mata Kering: SePeLe Tapi Menyebalkan Istilah SePeLe i...